HANAMI TAHUN 2020 SEPI PENGUNJUNG

MUSIM BUNGA SAKURA  JEPANG LAYU OLEH PANDEMI CORONAVIRUS


HANAMI TAHUN 2020 SEPI PENGUNJUNG
Pemandangan bunga sakura Iwakuni City


Adanya viruscorona membuat orang-orang Jepang dan jutaan turis lainnya sekarang harus menunda untuk menikmati musim hanami atau melihat bunga sakura.

Musim hanami adalah waktu yang sangat di nanti-nantikan bagi semua orang, tetapi tidak untuk tahun ini. Pandemi coronavirus ini membuat semua orang menunda untuk melihat dan membuat pengunjung asing menjauh. 

Melihat bunga sakura yang dikenal "hanami" adalah bagian yang dicintai dari kalender sosial Jepang, dengan bersama teman-teman, keluarga dan rekan kerja berkumpul untuk melihat bunga sakura sering di adakan sambil makan bersama di bawah bunga-bunga merah muda yang indah. 

Banyak juga warga negara jepang sendiri enggan keluar rumah di karenakan sulitnya untuk mendapatkan masker. 

Meskipun Musim bunga sakura tahun ini sudah banyak yang mekar tetapi taman-taman di kota-kota besar tidak memiliki "pesta tontonan"  pemerintah Tokyo telah mendesak warga untuk menahan diri dari pesta hanami. 

Banyak festival-festival besar bunga sakura yang dibatalkan, tali telah dipasang di sekitar pohon dan bertuliskan "tidak ada pihak yang diizinkan" telah dipasang. 

"Saya pikir lebih baik menahan diri untuk sementara waktu untuk membendung penyebaran virus corona. banyak teman-teman dari kami memilih untuk berdiam diri dirumah dan meramaikan musim hanami sendiri  bersama dengan teman teman seperti biasanya. 

Perayaan musim semi tradisional di Tokyo dan Osaka yang menarik jutaan orang yang ingin melihat bunga putih dan merah mudapun tidak akan berjalan sesuai rencana pada bulan April tahun ini.





.





LihatTutupKomentar
loading...